Kebangkitan Komik Wayang Indonesia oleh Elexmedia Komputindo

Siapa tidak kenal wayang di Indonesia pada tahun 2009 ini, dari muda tua dan segala usia pasti mengenal wayang atau setidaknya pernah mendengar wayang itu apa. Budaya asli Indonesia ini sudah mengakar kuat sejak sebelum datangnya agama Islam ke tanah Jawa, pada dekade kemudian wayang ini tetap dilestarikan atas jasa seorang anggota wali songo (sembilan wali) yaitu Raden Said atau biasa dikenal dengan Sunan Kalijaga dengan pertunjukan wayang kulit yang masih dapat kita nikmati jejaknya hingga saat ini. Seiring dengan berkembangnya waktu wayang semakin lama semakin pudar tergilas oleh perkembangan zaman hingga akhirnya pada dekade 1960an seorang komikus tanah air bernama R.A. Kosasih (yang dianugerahi sebagai bapak komik Indonesia) menelorkan serial wayang Mahabharata dan Ramayana dalam bentuk komik yang diterbitkan oleh Penerbit Melodie.

Penerbitan wayang ke dalam bentuk komik ini nampaknya sangat efektif untuk menjaga kelestarian budaya Indonesia walaupun dengan cerita yang berkisar pada Ramayana dan Mahabharata saja, agaknya mendapat tempat tersendiri di hati para masyarakat kala itu. Komik-komik wayang kala itu menjadi boooming hingga beberapa “benteng” komik Indonesia seperti Ardi Soma, Jan Mintaraga, serta Teguh Santosa turut pula menyemarakkan percaturan cikal bakal komik-komik Indonesia lainnya. Setelah berselang cukup lama, nampaknya komik-komik dari luar mulai berdatangan seperti Captain America, The Flash, Batman dan sebagainnya menggeser kedudukan komik wayang ini, walaupun masih ada yang bertahan seperti Gundala (yang mirip The Flash), Godam, Siti Gahara dan sebagainnya.

Singkat cerita, pada tahun 2000 Pt. Elexmedia Komputindo menerbitkan komik wayang Ramayana karya R.A. Kosasih yang berseri 3 jilid dengan mengacu pada sketsa Ramayana terbitan Melodie yang terbit sebelumnya pada dekade 1960an tersebut:

Komik Ramayana Edisi Baru

Adapun pada tahun 1960 tersebut, komik Ramayana ini dikenal dengan 3 judul, yaitu: Pernikahan dengan Putri Mantili, Tambak Setu Bandalayu, dan Rahwana Angkara Murka. Komik ini menceritakan titisan Batara Wisnu yaitu Sri Rama di muka bumi dalam rangkan menumpas angkara murka Prabu Rahwana raja Alengka dibantu oleh adik sepupunya yaitu Laksama, seekor kera putih sakti bernama Anoman, putra Resi Subali yaitu Jaya Anggada yang berwujud kera berwarna merah, Wibisana, Sugriwa, dan tentara Gua Kiskendha dalam penyerbuan ke Alengka.

Tepat setahun kemudian, Elexmedia kembali meluncurkan best-seller R.A. Kosasih yaitu Mahabharata yang terdiri dari 13 seri, dengan beberapa format dan editing disana-sini tetapi tidak mengganggu identitas komik itu sendiri:

Mahabharata Lengkap

Mahabharata Lengkap

Mahabharata mengisahkan tentang keturunan Prabu Bharata yaitu Pandawa dan Kurawa dalam perang Bharatayudha memperebutkan negeri Indraprastha yang dengan tipudaya Kurawa direbut dalam permainan dadu sehingga mau tidak mau Pandawa 5 yang terdiri dari Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa harus melawan 100 kurawa yang dipimpin Duryodhana. Di dalam edisi 1960an, komik ini terbagi dengan beberapa judul, yaitu:

1.Luluhur Pandawa
2.Pandawa Djadjaka
3.Pernikahan Hardjuna & Subadra
4.Pandawa Samrat
5.Pandawa diperdaja
6.Pandawa diasingkan
7.Srikandhi
8.Bambang Ekalaja
9.Ekalaja Palastra
10.Pandawa dalam sengsara
11.Pandawa Samar
12.Kresna Duta
13.Bhagawad Gita

Dalam Bharatayudha:

1.Gugurnya Tiga Satria Wirata
2.Bisma Dewabharata
3.Tugas Perlaja
4.Karna Tandingan
5.Adjalnya Durjudana

Dan terakhir dalam Pandawa Seda:

1.Kutukan Sri Kresna
2.Tjeritera Resi Bisma
3.Meninggalnya Ibu Kunti

Sukses dengan Ramayana dan Mahabharata, penerbit elexmedia menerbitkan buah pena Ardi Soma yang cukup legendaris, yaitu Wayang Purwa pada tahun 2002. Wayang Purwa ini menceritakan perihal asal-usul Wayang dari lahirnya Semar hingga penyerbuan ke Alengka oleh Sri Rama:

Wayang Purwa Lengkap

Wayang Purwa Lengkap

Sambutan yang lumayan membuat Elexmedia berturut-turut pada tahun 2003 menerbitkan 2 serial komik yaitu Ulamsari 1-3 (gubahan Ardi Soma) dan Parikesit 1-2 (gubahan R.A. Kosasih). Ulam sari menceritakan pertengahan cerita sebelum pecah Perang Bharatayudha yang mengharukan itu antara pihak Pandawa dan Kurawa. Tokoh sentral dalam komik ini adalah Raden Abhimanyu yang menjadi seekor ikan cantik yang bernama Ulamsari, seekor ikan yang membuat puteri prabu Duryudhana jatuh hati hingg ceritaa pernikahan Abhimanyu dengan Dewi Uttari puteri Parbu Matsya.

Ulamsari Lengkap

Ulamsari Lengkap

Parikesit sendiri menceritakan perihal cucu Arjuna yang memegang tampuk pemerintahan di Hastinapura selepas Pandawa Seda yang dibantu oleh Bambang Kaca (putera Gatotkaca) dan Lurah Semar beserta keluarganya.

Parikesit Lengkap

Parikesit Lengkap

Setelah Parikesit, maka Elexmedia menerbitkan komik Udrayana, komik yang menceritakan putera-putera dari Prabu Parkesit, terakhir pada tahun 2005, komik wayang terakhir oleh Elexmedia terbit yang berjudul “Bomantara”:

Bomantara Lengkap

Bomantara Lengkap

Bomantara mengisahkan perihal putera raksasa Batara Krishna yang menjadi biang kekacauan di Mayapada sehingga dewata mengutus Raden Samba (putera Batara Krishna di Dwaraka) untuk menumpas kekejaman dari Bomantara ini. Itulah sesuap cerita kebangkitan komik Indonesia dalam hal komik wayang oleh penerbit Elexmedia komputindo, semoga bermanfaat dan dapat menjadi pemicu kebangkitan komik di Indonesia.

PS: Saya tidak masalah jika ada yang ingin menggunakan foto-foto diatas asalkan iji terlebih dahulu atau setidaknya cantumkan link artikel ini, hargailah orang lain maka anda akan dihargai pula oleh orang lain :)

8 thoughts on “Kebangkitan Komik Wayang Indonesia oleh Elexmedia Komputindo

  1. Satria 99

    Menurutku gambar RA kosasih masih sedikit di atas Ardisoma. Kalau yang paling bagus dari cara penggambaran dan cerita yang lebih masuk akal ya, Pak Teguh Santosa.
    Bagi yang menginginkan koleksi komik besar cerita Wayang Mahabharata sampai Pandawa Seda, bisa hubungi saya di 085725771255 dan lihat barang ada di pancapana.multiply.com.
    Daftar harga juga ada di blog tersebut…
    Makasih

    Reply
  2. elBri

    Kalo yang edisi baru ini, dijual dimana aja ya? yang kosasih aku punya yg soft cover, kdng blur tulisannya, tp ttp mantep, seru ceritanya!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s